Minggu, 25 September 2011 | By: Asril Arilaha

Proses Manajemen Strategi


Perusahaan atau pelaku usaha banyak yang berbeda-beda dalam proses yang mereka gunakan untuk merumuskan dan mengarahkan kegiatan manajemen strategik mereka. Demikian pula dengan model-model yang dikembangkan oleh para akademisi, namun kesemuanya itu menunjukkan kemiripan. Dari defenisi manajemen strategi di atas, maka tahapan dan proses manajemen strategi secara umum meliputi memformulasi strategi yang diawali dengan pengamatan lingkungan, mengimplementasikan strategi, dan mengevaluasi strategi.
Menurut Jauch dan Glueck (1998:6), proses manajemen strategi adalah cara atau jalan dimana para perencana strategi menentukan sasaran dan mengambil keputusan. Beberapa tahapan penting yang dirumuskan, yaitu :
1. Menetapkan misi dan tujuan perusahaan
2. Meneliti ancaman dan peluang
3. Meneliti kekuatan dan kelemahan
4. Mempertimbangkan alternatif strategi
5. Memilih strategi
6. Implementasi strategi
7. Evaluasi strategi
Sementara itu proses manajemen strategi menurut Pearce dan Robinson (1997:20), mengandung sembilan tugas penting yaitu :
1.   Merumuskan misi perusahaan, meliputi rumusan umum tentang maksud keberadaan, filosofi dan tujuan.
2.   Mengembangkan profil perusahaan yang mencerminkan kondisi intern dan kapabilitasnya.
3.   Menilai lingkungan ekstern perusahaan, meliputi baik pesaing maupun faktor-faktor kontekstual umum.
4.   Menganalisis opsi perusahaan dengan mencocokkan sumberdayanya dengan lingkungan eksternal.
5.  Mengidentifikasi opsi yang paling dikehendaki dengan mengevaluasi setiap opsi yang ada berdasarkan misi perusahaan.
6.  Memilih seperangkat sasaran jangka panjang dan strategi umum (grand strategy) yang akan mencapai pilihan yang paling dikehendaki.
7.  Mengembangkan sasaran tahunan dan strategi jangka pendek yang sesuai dengan sasaran jangka panjang dan strategi umum yang dipilih.
8.  Mengimplementasikan pilihan strategik dengan mengalokasikan sumber daya anggaran yang menekankan pada kesesuaian antara tugas, SDM, Struktur, teknologi, dan sistem imbalan.
9. Mengevaluasi keberhasilan proses strategik sebagai masukan bagi pengambilan keputusan yang akan datang

0 komentar:

Poskan Komentar