CONTOH MENULIS LATAR BELAKANG PENELITIAN (MIXED METHOD)
1. Paragraf Pembuka – Konteks Umum dan Signifikansi Masalah
Perkembangan teknologi dalam dunia
pendidikan telah membawa perubahan signifikan dalam metode pembelajaran.
Penerapan teknologi digital, seperti platform pembelajaran daring, kecerdasan
buatan, dan media interaktif, semakin banyak digunakan untuk meningkatkan
efektivitas proses belajar-mengajar. Laporan UNESCO (2022) menyebutkan bahwa
lebih dari 75% institusi pendidikan di berbagai negara telah mengadopsi
teknologi dalam sistem pembelajaran guna meningkatkan keterlibatan serta hasil
belajar siswa.
2-3. Paragraf
Identifikasi Masalah – Spesifikasi Konteks Lokal atau Kasus Tertentu
Meskipun teknologi telah memberikan
dampak positif dalam dunia pendidikan, penerapannya masih menghadapi berbagai
tantangan, terutama di daerah dengan keterbatasan infrastruktur dan sumber daya
manusia. Data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2023) menunjukkan
bahwa hanya 48% sekolah di daerah pedesaan yang memiliki akses terhadap
teknologi pembelajaran daring, dibandingkan dengan 85% sekolah di perkotaan.
Ketimpangan ini dapat berkontribusi terhadap perbedaan kualitas pendidikan
antara daerah maju dan daerah tertinggal.
Selain aspek aksesibilitas, faktor
kesiapan guru dalam menggunakan teknologi juga menjadi tantangan utama. Studi
oleh Putra (2022) mengungkapkan bahwa lebih dari 60% guru di daerah tertinggal
merasa kurang percaya diri dalam mengintegrasikan teknologi dalam pengajaran
mereka. Keterbatasan pelatihan, kurangnya dukungan teknis, serta resistensi
terhadap perubahan menjadi faktor utama yang menghambat adopsi teknologi dalam
proses pembelajaran.
4. Paragraf
Justifikasi Penelitian – Urgensi Kajian dan Relevansi Masalah
Sebagian besar penelitian sebelumnya
telah membahas pengaruh teknologi dalam meningkatkan hasil belajar siswa
melalui pendekatan kuantitatif, seperti pengukuran tingkat pemahaman siswa dan
efektivitas metode pembelajaran berbasis teknologi (Rahmawati, 2022; Smith,
2021). Namun, penelitian yang mendalami pengalaman langsung guru dan siswa
dalam mengadopsi teknologi di daerah tertinggal masih terbatas. Studi
kualitatif yang mengeksplorasi tantangan, persepsi, serta strategi adaptasi
tenaga pendidik dan siswa diperlukan untuk melengkapi pemahaman tentang dampak
teknologi dalam pembelajaran.
5.
Paragraf State of the Art dan Kesenjangan Penelitian – Posisi Penelitian dalam
Kajian Sebelumnya
Penelitian
terdahulu telah banyak mengkaji efektivitas teknologi dalam meningkatkan hasil
belajar siswa menggunakan pendekatan kuantitatif. Smith (2021) meneliti dampak
penggunaan media digital terhadap keterlibatan siswa, sementara Rahmawati
(2022) meneliti efektivitas pembelajaran berbasis teknologi di sekolah
perkotaan. Di sisi lain, beberapa studi kualitatif, seperti yang dilakukan oleh
Hasan (2023), menyoroti tantangan implementasi teknologi di sekolah pedesaan.
Namun, belum banyak penelitian yang menggunakan pendekatan mixed method
untuk mengukur dampak teknologi secara kuantitatif sekaligus mengeksplorasi
pengalaman tenaga pendidik dan siswa dalam menggunakannya.
6. Paragraf Penutup
– Fokus dan Kontribusi Penelitian
Penelitian ini bertujuan untuk
menganalisis pengaruh penggunaan teknologi dalam pembelajaran terhadap hasil
belajar siswa serta memahami tantangan dan pengalaman guru dalam menerapkan
teknologi di sekolah-sekolah daerah tertinggal. Dengan pendekatan mixed
method, penelitian ini akan mengombinasikan analisis kuantitatif untuk
mengukur dampak teknologi terhadap hasil belajar dengan eksplorasi kualitatif
mengenai pengalaman guru dan siswa. Hasil penelitian diharapkan dapat
memberikan wawasan yang lebih holistik mengenai efektivitas teknologi dalam
dunia pendidikan serta menjadi dasar bagi kebijakan pendidikan yang lebih
inklusif dan berkelanjutan.
Catatan: Ini merupakan contoh
penulisan, selanjutnya disesuaikan dengan gaya penulisan di kampus anda, dan
dikonsultasikan dengan pembimbing. Semoga bermanfaat.
Comments
Post a Comment