CONTOH MENULIS LATAR BELAKANG PENELITIAN (KUALITATIF)

 




1. Paragraf Pembuka – Konteks Umum dan Signifikansi Masalah

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam dunia pendidikan. Pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran memungkinkan interaksi yang lebih dinamis antara pendidik dan peserta didik. Laporan UNESCO (2022) menyebutkan bahwa lebih dari 70% lembaga pendidikan global telah mengadopsi teknologi digital dalam sistem pembelajaran untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi proses belajar mengajar.

2-3. Paragraf Identifikasi Masalah – Spesifikasi Konteks Lokal atau Kasus Tertentu

Penerapan teknologi dalam dunia pendidikan di Indonesia belum merata. Data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (2023) menunjukkan bahwa hanya 45% sekolah di daerah pedesaan yang memiliki akses terhadap teknologi pembelajaran daring, sedangkan sekolah di wilayah perkotaan mencapai angka 80%. Kesenjangan dalam akses teknologi berpotensi menciptakan ketimpangan kualitas pendidikan antara daerah perkotaan dan daerah tertinggal.

Kondisi ini memunculkan tantangan bagi tenaga pendidik dalam mengadaptasi teknologi pembelajaran. Studi yang dilakukan oleh Putra (2022) menunjukkan bahwa sebagian besar guru di daerah tertinggal mengalami kesulitan dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam metode pengajaran. Faktor seperti minimnya pelatihan, keterbatasan infrastruktur, serta resistensi terhadap perubahan menjadi hambatan utama dalam implementasi teknologi dalam pembelajaran.

4. Paragraf Justifikasi Penelitian – Urgensi Kajian dan Relevansi Masalah

Dinamika penerapan teknologi dalam pendidikan tidak hanya dapat dilihat dari aspek kuantitatif, tetapi juga melalui pemahaman mendalam terhadap pengalaman, persepsi, serta tantangan yang dihadapi oleh tenaga pendidik dan peserta didik. Studi kualitatif diperlukan untuk mengeksplorasi bagaimana teknologi diterapkan dalam konteks pendidikan di daerah tertinggal, bagaimana guru dan siswa menyesuaikan diri dengan perubahan tersebut, serta faktor apa saja yang mendukung atau menghambat proses adaptasi.

5. Paragraf State of the Art dan Kesenjangan Penelitian – Posisi Penelitian dalam Kajian Sebelumnya

Penelitian sebelumnya telah banyak membahas efektivitas teknologi dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Smith (2021) menyoroti pengaruh positif penggunaan media digital terhadap keterlibatan siswa dalam pembelajaran. Rahmawati (2022) meneliti efektivitas platform digital dalam meningkatkan pemahaman konsep akademik. Penelitian-penelitian tersebut masih berfokus pada pengukuran hasil pembelajaran dan belum banyak mengeksplorasi pengalaman langsung tenaga pendidik dan siswa dalam menghadapi tantangan penerapan teknologi.

6. Paragraf Penutup – Fokus dan Kontribusi Penelitian

Penelitian ini bertujuan untuk memahami pengalaman tenaga pendidik dalam mengadopsi teknologi dalam proses pembelajaran di daerah tertinggal. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini akan mengeksplorasi tantangan, strategi adaptasi, serta perspektif guru dan siswa dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran. Hasil penelitian diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pemangku kebijakan dalam merancang kebijakan pendidikan berbasis teknologi yang lebih inklusif dan sesuai dengan kebutuhan lapangan.

Comments

Popular posts from this blog

Model Whelen & Hunger

METODE ANALISIS DATA STATISTIK

Model Pearce & Robinson